Sabtu, 30 Juni 2012

Nurul Jadid, Sejuta Rinduku Untukmu


One day earlier...
Apa yang membuatku sangat bersyukur adalah, aku pernah menjadi bagian dari tempat ini. Tanah sejuta Barakah. Dibangun oleh para wali allah dan dihuni oleh orang-orang mulia. Melahirkan para manusia-manusia shaleh yang turut mewarnai dunia. Nah, rupanya Surabaya sudah berhasil mengubah penampilanku dari seorang santri menjadi potongan seorang preman. Jadi, tak ada yang melihatku sebagai seorang alumni. Alih-alih malah seorang pelaku curanmor yang masuk ke Harlah, Ah...

Rabu, 27 Juni 2012

Apa Kabar? Kenangan...


Pantai Tanjung Gerinting,  17 Juni 2012

Four days earlier...
                Tanpa sadar, Kupilih laut sebagai storage dari semua kenangan dalam hidupku. Semua momen indah dalam hidupku terjadi dekat laut. satu di pantai ini, Satunya lagi  tanjung kodok lamongan. Sedikit di camplong, siring kemuning dan pasir putih. Termasuk, akhir-akhir ini aku sedang terobsesi dengan seseorang yang kuibaratkan sebagai “Laut”.  (haha, kenapa kebetulan sekali ya?)

Apa Kabar? Kenangan...

Pantai Tanjung Gerinting,  17 Juni 2012

Four days earlier...
                Tanpa sadar, Kupilih laut sebagai storage dari semua kenangan dalam hidupku. Semua momen indah dalam hidupku terjadi dekat laut. satu di pantai ini, Satunya lagi  tanjung kodok lamongan. Sedikit di camplong, siring kemuning dan pasir putih. Termasuk, akhir-akhir ini aku sedang terobsesi dengan seseorang yang kuibaratkan sebagai “Laut”.  (haha, kenapa kebetulan sekali ya?)

Minggu, 24 Juni 2012

Reporting For Duty


Jadi, baru-baru ini, tuhan mengacak-acak diriku dengan rentetan kejadian yang begitu cepat. otakku yang terlalu lambat tak mampu mengejar dan mencatat takdir tuhan walau satu bab-pun dalam blog? Tapi baiklah, ini Edisi Qadha dari semuanya.

Kamis, 21 Juni 2012
                Laut selat Madura yang beriak rupanya melukiskan wajah kakek dengan cukup jelas, dari dulu, sorot matanya tak pernah berubah, sejak aku lahir, hingga dewasa. Tatapan yang penuh rasa kebanggaan. Hanya untukku, tidak untuk cucunya yang lain.

Jumat, 11 Mei 2012

Twenty Year Standing

-->
Surabaya, 12 mei 2012

                Pagi ini, aku berdiri di lantai 4 fakultas adab, melempar pandangan pada cakrawala baru kota Surabaya yang masih menggeliat naik. Dua puluh tahun, fiq!, Dua Puluh tahun kita berdiri dalam pertarungan ini. Tanganmu sudah terkoyak habis, kakimu sudah gemetar, Hatimu sudah hancur tak berbentuk. Bahumu sudah retak menahan beban.

Ya Allah, aku lelah sekali…
      
Dua Puluh Tahun, fiq!
                Kita menahan rasa sakit itu, Kita simpan Tangisan dalam diam. Mencoba terus bertahan. Kendati harapan sudah lama hilang, tidur dalam gelisah, dikejar mimpi yang terus menyiksa. Impian yang tak henti menguras seluruh energy hidup yang kita miliki. Terkapar dalam penat. Diseret kebingungan, disergap ketidakpastian, dicekam kegelisahan. Tanpa Jeda, Tanpa Henti, Tanpa Akhir

Selasa, 03 April 2012

Democratic Force, March On!

 Grahadi Surabaya, 29 Maret 2012
Hanya Mahasiswa yang mampu membangkitkan kekuatan itu..
People power…
             Kami ada di bawah tatapan garang personil kepolisian anti huru-hara. Mereka berbaris rapi di belakang barikade barbed wire tiga silinder. Tactical shield di tangan kiri, pentungan di tangan kanan. Pistol berepeluru karet terselip di pinggang. Dibelakang mereka, disiagakan half –truck yang dilengkapi water cannon. Belum lagi sengatan batara surya diatas kepala kami.

Sabtu, 10 Maret 2012

Insiden “Badthi” dan Lahirnya Komplotan Lamongan

Kampus, Kamis, 9 Maret 2012
                Teman-teman tak pernah membuatku berhenti tertawa, semester dua baru saja berlangsung satu hari, namun serangkaian kejadian lucu sudah terjadi. Mulai dari Iis yang menabrak tempat sampah, Lia dan Anisa yang berdebat masalah “Burung” dengan supardi. Hingga syahrul yang mendadak sakit setelah umpan bola dari kosma menghantam tepat di selangkangannya.

Jumat, 17 Februari 2012

Kami Tinggal di Black Pearl

Bondowoso, Rabu, 25 Januari 2012
                Hatiku masih berisi sumpah serapah pada Elimarandul-Rithrandril. Hingga tidak begitu sadar akan pintu yang aku masuki. Baru tatkala masuk ke dalam ruangan yang samasekali asing itu, Aku tercengang. Ransel melorot saja tanpa terasa. Langkahku pelan ke tembok yang masih baru itu. Dengan sangat hati-hati kusentuh.kususurkan jari-jariku disana.
Di mana rumahku?

Sabtu, 11 Februari 2012

7 Prosedur Membunuh Hati


Arak-Arak, Rabu, 25 Januari 2012

                Memang, Pak Tua, aku tidak mau menafikan ajaran Sayyidina Ali Karramallahu Wajha tentang lima obat hati. Tapi buat diriku sendiri, aku menetapkan prosedur tambahan. Mengantisipasi agar tidak kehilangan kontrol seperti waktu pertama kali kena serangan dulu. Prosedur ini tidak berdasar teori ilmiah manapun. Cuma didapat dari pengalaman saja. Heh, aku bukan jurusan Psikologi.
                Ah, Banyak omong kau, cepat ke intinya, punggungku mulai sakit menunggu ceritamu
                Baiklah Pak Tua, Dia hebat, kendati tidak seindah senyuman putri Luthien legenda bangsa kalian, diamnya saja sudah membuatku kecut. Kalau “dia” punya pesona saat tertawa, maka “dia” punya pesona saat diam.

Selasa, 07 Februari 2012

Still Another Wanderer

Rabu, 25 Januari 2012
                Judul diatas diambil dari musik orkestra gubahan Timothy Pinkham. Nadanya enak. Merdu mendayu, setiap loncatan nadanya seperti menghibur diri ini. Memang kupersiapkan untuk moment seperti ini. Selalu kudengarkan di bis saat perjalanan pulang. Sesaat sebelum masuk perbatasan Situbondo-Bondowoso.
                Dari jauh, mereka sudah tampak. Hijau, Tegak, Membisu, garang, magis, misterius dan diselimuti kabut.