Minggu, 06 Januari 2013

5


Ekspedisi Muharram ;
They’re Never Dead
Tomb of Sunan Ampel, 22 November 2012, 01.47 Am.
Decoding the Spell of Command Aura...

                Seorang anak berujar pada Achilles sebelum dia menaiki kudanya,
                “kalau aku jadi kau, aku tak akan berlari sendirian ke tengah-tengah musuhmu.” Maka achilles pun menjawab “itulah sebabnya mengapa sejarah tidak mau mengingatmu.” Lalu diapun melesat pergi.

4


Ekspedisi Muharram;
Human Quest, In Search for Answer
Tanjungbumi, 23 November 2012, Decoding the Spell of Command Aura...

                Quest, something that drive us forward...
                 Manusia hidup dari pertanyaan-pertanyaan. Beberapa pertanyaan kadang terjawab dengan mudah. Beberapa sulit dijawab. Beberapa menimbulkan keraguan besar. Beberapa tidak terjawab, menimbulkan rasa sakit yang memojokkan. Dan untuk menemukan  jawabannya, siapapun akan mencarinya ke ujung dunia. Melintas lembah, memotong jurang, menyelami samudra, bahkan menantang kematian. Hanya untuk satu kata; Answer. Jawaban yang akan memberinya ketenangan hati. sesuatu yang rela ditebus dengan harga semahal apapun!

3


Ekspedisi Muharram;
To The Edge of Night
Joyoboyo, 23 November 2012, 00.03 Am, Decoding the spell of Command Aura...

             Home’s Left behind..
The world’s ahead...
There Are many paths.. to Thread.
The Shadows...to the edge of the Night,
All shall fade...
All... Shall... Fade...

2


Ekspedisi Muharram;
Master and Apprentice
Situbondo, Minggu, 18 November 2012. Decoding  the Spell of Command Aura...
               
                Plato dan Socrates,
                Khidir dan Musa
                Hasan Bashri dan Washil bin Atha’
                Malik dan  Syafi’i                                                                                                                               
                Bonang dan kalijaga.

                Every great Apprentices, Have their great Masters.

1


Ekspedisi Muharram : 
Lonely Days
Kamis, 15 November 2012
               
                Such a Lonely day,
                And it’s mine,
                The most loneliest day in my life...

                Besok  adalah hari ulang tahunnya.
                Dan kosakata haram itu muncul lagi, Rindu...

Ketika Ujianmu, Diletakkan pada Seseorang


Bondowoso, 10 Dzulhijjah 1423 H

                Hari ini diperingati, karena sebuah Ultimate Sacrifice.
Dimana ujianmu diletakkan? Di sebuah tempatkah? Di suatu waktukah? Pada sebuah bendakah? Atau pada seseorang? Lalu manakah yang lebih baik diantara keempat pilihan diatas?
Aku hanya ingin memberitahumu kawan, hati-hati dengan hatimu. Hati-hati dengan keinginannya. Karena hati yang berbolak-balik, kerap menginginkan (Mencintai) sesuatu yang tidak kita ketahui, dan tidak kita butuhkan. Saat itu seolah-olah hanya itu yang kita butuhkan. Hanya itu saja yang dapat membeli kebahagiaannya. Dan, parahnya kadang kita berjanji untuk mengorbankan apa saja demi mendapatkannya. Allah sangat murka saat Nabi Nuh meminta keselamatan anak durhakanya. Padahal, jika kita berpikir, apa salahnya seorang ayah meminta keselamatan anaknya?

Mother’s Vision and Father’s Order




LPM Ara-Aita, Masjid Ulul Albab, minggu-minggu terakhir

            Sekali lagi, “Wireless” Ghaib Ummi bekerja.
Ketahuilah kawan, antara aku dan ibuku terjalin ikatan aneh. Kami tersambung kuat secara batin. Dulu, semasa aku nyantri, beberapa kali aku diserang penyakit. Dan aku memilih diam, tidak melaporkannya pada orangtuaku. Namun, hanya butuh beberapa saat hingga ummi menelpon lalu menanyakan “fiq, kamu sakit ya?.” Hebat, beliau bisa tahu keadaanku di jauh sana hanya lewat mimpi yang diisyaratkan oleh yang diatas.

Selasa, 11 Desember 2012

All We Need Is A Reason (3)


LPM Ara –Aita, 24 Oktober 2012, 02.00 Am
 
            Lost the meaning of our stay…
            Learn to life Another day…
            Doubt the choices that we’ve made…
I know that we can’t Hide our shame,
If only in Disguise…



Minggu, 09 Desember 2012

All We Need Is A Reason (2)


Surabaya, 14 Oktober 2012

               Lost the meaning of our stay…
               Learn to life Another day…
               Doubt the choices that we’ve made…
   I know that we can’t Hide our shame,
   If only in Disguise…

Selasa, 04 Desember 2012

Keseimbangan Hati Seorang Pemimpin


Tretes, 5 Oktober 2012
                Peserta MAPABA sudah berhasil kumasukkan ke kamar dan kusuruh tidur. Aku turun dari Aula, mengambil Jaket dan mengancingkannya rapat ke tubuh. Berusaha menangkis serangan dingin udara Puncak Prigen yang mulai turun. Paska rapat panitia OC yang dramatis berhiaskan tawa dan tangis barusan, Aku penasaran apa saja yang dilakukan teman-temanku. Terutama pasangan pak ketua dan bu ketua yang jadi pemeran utamanya. Kuambil posisi agak jauh di seberang jalan depan villa. Ditemani segelas kopi untuk sekedar pengusir kantuk. Tanahnya tinggi, jadi aku leluasa memperhatikan dua insan yang saling berpelukan. Erat dan mesra.